Bandar Lampung - Komitmen Polri khususnya Polresta Bandar Lampung dalam memerangi
peredaran gelap narkotika di Bandar Lampung mendapat apresiasi luas. Terutama masyarakat Bandar Lampung. Dalam mengungkap serangkaian kasus narkoba serta memutus rantai peredaran, dan menyelamatkan jutaan jiwa dari potensi bahaya barang haram tersebut.
Apresiasi ini mencuat dengan salah satunya setelah keberhasilan Polresta Bandar Lampung menangkap Bandar atau pengedar narkoba yang sangat meresahkan warga atau masyarakat khususnya di seputaran kota Bandar Lampung yang sudah banyak menelan banyak korban para anak Bangsa atau kawula muda yg menjadi pecandu narkotika.
"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polresta Bandar Lampung khususnya satreskrim narkoba dan jajaran, yang terus konsisten menunjukkan taringnya dalam memberantas narkoba," ujar Ketua dan sekretaris DPC PWDPI Bandar Lampung, saat berkunjung dipolresta Bandar Lampung
Data menunjukkan, kinerja Polresta Bandar Lampung tahun 2026 cukup menonjol dengan penyitaan barang bukti narkoba yang berhasil mencegah potensi penyalahgunaan oleh lebih dari ribuan jiwa, angka yang sangat besar untuk penduduk Indonesia khususnya kota Bandar Lampung
Keberhasilan ini dianggap sangat krusial dalam melindungi generasi muda Indonesia dari ancaman narkoba. Selain melakukan penindakan tegas di lapangan, jajaran kepolisian juga dinilai semakin canggih dalam melacak jaringan narkoba yang kini marak menggunakan metode digital dan online
Sinergi antara Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta masyarakat dipandang semakin kuat. Ke depan, diharapkan upaya preventif (pencegahan) dan represif (penindakan) dapat terus berjalan beriringan guna mewujudkan Indonesia bebas narkoba.
"Ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk melindungi bangsa dari ancaman serius narkotika. Apresiasi Polri atas dedikasi tanpa henti ini," pungkasnya.